Mengenal Meta Tags
Meta tags adalah informasi tambahan mengenai situs atau halaman situs kita yang diletakkan pada bagian header dari kode HTML halaman situs kita. Letaknya diantara <HEAD> dengan </HEAD>
Berikut adalah beberapa diantara meta tag tersebut:
1. Meta Tag Description
Meta tag description berisi informasi mengenai deskripsi situs atau halaman situs. Idealnya, meta tag ini berisi tidak lebih dari 180 karakter (termasuk spasi) atau sekitar 25 kata.
Bentuk penulisannya:
<META NAME=”description” CONTENT=”disini ditulis tentang apa isi situs kita”>
2. Meta Tag Keyword
Meta tag keyword ini berisikan kata kunci-kata kunci yang berhubungan dengan situs atau halaman situs kita. Kata kunci dapat berupa kata atau frasa (kombinasi 2 kata atau lebih). Idealnya, meta tag ini berisi tidak lebih dari 10 kata kunci.
Bentuk penulisannya:
<META NAME=”keywords” CONTENT=”buku baru,pengarang buku,penulis, penerbit buku,buku laris”>
3. Meta Tag Robots
Meta tag robots berisi instruksi bagi robot atau crawler mesin pencari. Penulisan kode html-nya:
<META NAME=”robots” CONTENT=”index,follow”>
Perhatikan kata index, follow. Kode ini berarti perintah kepada robot atau crawler search engine atau mesin pencari untuk mengindeks halaman yang bersangkutan dan mengikuti tautan-tautan (link lain) yang ada di dalam halaman tersebut. Meta tag ini kini agak jarang digunakan karena ada solusi yang lebih fleksibel dalam menjinakkan robot mesin pencari, yaitu dengan menggunakan file robots.txt.
Jika kita punya satu halaman tertentu yang tidak ingin di-index oleh mesin pencari maka perintahnya kita ganti noindex, nofollow. Saya perhatikan ada juga web seseorang yang sebenarnya mungkin ingin ia rahasiakan (curhat pribadinya) untuk tak bisa ditampilkan dalam halaman pencarian, namun karena pada meta tag robots ini masih ada perintah index dan follow, ya, jadinya halaman tsb tetap aja bisa ditemukan oleh orang lain.
4. Meta Tag Refresh
Meta tag refresh dipergunakan untuk memberikan instruksi bagi browser untuk merefresh atau meload ulang situs atau halaman yang bersangkutan dalam durasi waktu tertentu. Bentuk penulisan misalnya:
<META NAME=”refresh” CONTENT=”5″>
Pada contoh di atas misalnya, halaman situs akan diload kembali tiap 60 detik. Bentuk versi lainnya bisa juga ditulis:
<META NAME=”refresh” CONTENT=”5;URL=http://domainandayanglain.com”>
Perintah ini adalah untuk mengarahkan atau me-redirect pengunjung ke situs atau halaman lain setelah durasi waktu tertentu. Pada contoh di atas, pengunjung akan dibawa ke situs domainandayanglain.com setelah 5 detik.
Pengunaan meta tag refresh seringkali ditunggangi oleh meta http-equiv. Seperti apakah itu?
<META HTTP-EQUIV=”pragma” CONTENT=”no-cache”>
Pada meta http-equiv pragma di atas, kita menginstruksikan kepada browser untuk tidak men-cache (atau menyimpan kopi dari halaman yang bersangkutan ke dalam komputer) situs sehingga setiap kali pengunjung mengakses situs tersebut, mereka harus meload kembali halaman situs tersebut dari server tempat situs tersebut diletakkan.
Semoga bermanfaat.
cari uang di internet belajar bisnis internet bisnis internet meta tag meta tag analyzer meta tag blogspot meta tag seo meta tag google google meta tag meta tag blog cara membuat meta tag membuat meta tag seo meta tag pasang meta tag apa itu meta tag meta tag blogger meta tag di wordpress


